Jadwal Laga Tunda Chelsea-United Sudah Ditetapkan


Setelah sempat tertunda karena cuaca buruk, duel Chelsea kontra Manchester United yang sedianya dilangsungkan minggu lalu akhirnya dijadwal ulang.

Hasil keputusan Liga Primer Inggris memastikan jika duel dua tim terbaik Inggris di Stamford Bridge itu akan dilangsungkan pada 1 Maret 2011.

Pertandingan itu nantinya juga akan tetap ditayangkan secara langsung oleh televisi, demikian hasil rapat Liga Primer.

Fergie Minta Nani Melupakan Ballon D'Or


Manajer Manchester United Sir Alex Ferguson, meminta Nani untuk melupakan mimpi meraih gelar prestisius Ballon D'Or dan mengalihkan fokus meningkatkan peningkatan permainan demi keuntungan klub.

Sejak kepergian Cristiano Ronaldo, Nani tampil lepas dan penuh rasa percaya diri hingga potensi yang dimilikinya bisa keluar dan membantu tim mempertahankan kejayaan dan sejak saat itu pula Nani berharap masuk dalam daftar nominasi Ballon D'or.

Tetapi Ferguson tidak memikirkan kejayaan pribadi. Manajer paling sukses di Inggris itu hanya ingin Nani melanjutkan kerja keras dan meningkatkan level permainan.

"Sejujurnya, saya tidak peduli dengan Ballon D'Or," kata Ferguson.

"Tujuan utama Nani adalah menggapai sukses di klub ini. Dia memiliki kemampuan dan naluri luar biasa. Kedua kakinya aktif, cepat dan berani. Dia tidak pernah melewatkan sesi latihan dan selalu ingin dimainkan."

Ferguson mengakui terkadang Nani melakukan keputusan keliru di tengah lapangan, untuk hal yang satu ini dibutuhkan kesabaran.

"Saat kami memboyong pemain muda, kami berharap dia cepat matang," imbuh Ferguson.

"Tetapi dalam kasus Nani, dia sedikit lambat. Tetapi sekarang kami melihat beberapa tanda positif. Dia mulai meningkat dan seperti pemain lainnya saya harap hal itu terus berlanjut."

Ferguson Sambut Lindegaard


Pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson telah menyambut pemain baru Andres Lindegaard ke dalam skuadnya.

Mantan kiper Aalesunds yang digadang-gadang akan menjadi penerus Edwin Van der Sar tersebut baru bergabung dengan United awal bulan ini.

Ferguson mengungkapkan bahwa pemain barunya tersebut tidak akan dapat bermain sampai laga Liga Primer Inggris menghadapi Stoke City tanggal 4 Januari nanti.

"Kami tidak dapat mendaftarkannya sampai laga menghadapi Stoke karena Bank sedang libur," ujar Ferguson.

"Tetapi dia berlatih dengan kami sekarang dan itu penting."

"Ini akan membawanya ke level fitness yang lebih baik karena dia belum bermain selama beberapa minggu. Kami akan melihat bagaimana perkembangannya."

Carrick Peringatkan United Tetap Waspada


Michael Carrick melihat sisi positif dari sukses Manchester United menuntaskan laga mereka di Liga Primer Inggris tanpa tersentuh kekalahan. Namun bukan berarti dia tidak khawatir akan menuai hasil yang sebaliknya.

"Anda pastinya berharap performa buruk selalu ada di belakang kami. Hasil semacam itu akan selalu ada di dekat kami jika kami tak bisa lagi menjaga fokus," tandasnya di situs resmi United.

United memang belum tersentuh kekalahan sejauh ini. Namun performa mereka juga tak bisa dibanggakan, terutama ketika menghadapi tim medioker, di mana tak jarang United gagal menuai hasil maksimal.

"Kami memang harus memasang standar tinggi dan hal itulah yang menjadi kekuatan tim selama bertahun-tahun, mempertahankan kualitas itu," jelas Carrick.

"Sempat muncul rasa frustrasi di awal musim di mana kami membuang peluang menang di sejumlah pertandingan ketika kami berada dalam posisi unggul. Sekarang, ketika kami melihat ke belakang dan berpikir kami telah menjalani laga yang bagus dengan tidak kalah, dan kami puas berada di posisi kami. Tapi kami tidak akan terbawa suasana ini," paparnya mengakhiri.

United sendiri masih menduduki puncak klaseen Liga Primer dengan 34 angka dari 16 pertandingan, dua laga lebih sedikit dari Manchester City.

Berbatov Pesepakbola Terbaik Bulgaria 2010


Dimitar Berbatov masih mendominasi daftar pemenang pesepakbola terbaik Bulgaria. Tahun ini striker Manchester United itu juga yang memenanginya.

Serikat Sepakbola Bulgaria mengumumkan, Selasa (21/12), Berbatov adalah pesepakbola terbaik Bulgaria 2010. Ia mengungguli kapten Litex Lovech Ivelin Popov, yang baru-baru ini ditransfer ke klub Turki Gaziantepspor, dan kiper FC Twente Nikolay Mihaylov.

Penghargaan pesepakbola terbaik Bulgaria itu bukan yang pertama diraih Berbatov. Di tahun 2002, 2004, 2005, 2007, 2008 dan 2009, penghargaan tersebut juga menjadi miliknya.

Performa impresif Berbatov sepanjang 2010 bersama Manchester United yang menjadikannya menjadi yang terbaik di kancah sepakbola Bulgaria. Penampilan paling menonjol Berbatov di tahun ini adalah ketika mencetak lima gol dan mengantar United menang 7-1 atas Blackburn Rovers bulan lalu.

Manchester United Bakal Segera Dilego?


Harapan para suporter Manchester United untuk melihat keluarga Glazer hengkang dari klub kesayangan mereka bisa jadi bakal segera terkabul. Milyarder Amerika Serikat itu dikabarkan bakal segera menjual kepemilikan United.

Seperti dilansir The Sun, salah seorang petinggi United, Mike Edelson mengungkapkan bahwa Keluarga Glazer bakal segera meninggalkan klub yang dibelinya senilai 790 juta Pounds lima setengah tahun tersebut. "Telah menjadi rahasia umum bahwa keluarga ini bakal segera menjual United," ungkap Edelson.

Keluarga Glazer disebut-sebut berencana menjual klub tersebut usai mereka melunasi 252 juta Pounds dari 752 juta Pounds utang klub tersebut.

Kabar ini bisa jadi merupakan angin segar bagi para pecinta United yang telah lelah melihat klub kesayangan mereka menjadi sapi perahan Keluarga Glazer selama ini.

Sementara itu, dikabarkan bahwa saat ini keluarga kerajaan Qatar tengah bersiap untuk membeli United dari Keluarga Glazer. Mereka disebut-sebut siap menebus bandrol United seharga 1,5 miliar Pounds.

Sementara itu, menurut salah satu sumber, Qatar Holdings yang merupakan salah satu perusahaan milik keluarga kerajaan Qatar telah lama mengincar United. Mereka menanti saat yang tepat untuk membeli klub tersebut.

"Selama ini mereka sebetulnya telah melakukan beberapa hal untuk memuluskan rencana mereka memboyong United. Namun, usaha mereka itu tidak berjalan lancar. Namun, kali ini, usaha mereka itu bisa jadi bakal lebih lancar menyusul keinginan Glazer untuk menjual United," ungkap sumber tersebut.

"Saat ini, Qatar telah berhasil menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Namun, mereka masih ingin memperluas pengaruh mereka di olah raga ini ke seluruh dunia," tandasnya.

Ferguson Enggan Pikirkan Pensiun


Setelah mengukir rekor sebagai pelatih terlama yang menangani Manchester United, Sir Alex Ferguson mengungkapkan segudang ambisi untuk terus melanjutkan karirnya sebagai pelatih.

Ferguson memang sudah menangani United sejak 24 tahun silam. Usianya saat ini juga sudah mendekati 70 tahun, atau tepatnya 69 tahun.

Namun di usia yang makin bertambah ini, Ferguson masih memiliki ambisi dan keinginan yang sama untuk sukses, seperti saat masih muda dulu. Karena alasan itulah ia tak melihat alasan mengapa harus pensiun dalam waktu dekat.

"Semakin usia Anda bertambah, semakin banyak kekhawatiran untuk mengambil pensiun," kata Ferguson kepada MUTV, Selasa (21/12).

"Anda mulai menyadari bahwa selama Anda masih memiliki kesehatan dan kondisi fisik yang bagus, Anda harusnya bisa terus menjalankan tugas Anda. Makanya pikiran untuk pensiun tidak ada dalam benak saya sekarang ini."

Ferguson juga mengungkapkan jika pernyataan beberapa tahun lalu di mana ia akan mulai mempertimbangkan untuk pensiun hanya karena kondisi fisiknya yang pada saat itu tidak memungkinkan.

"Pada saat itu, ada alasan untuk saya mengungkapkannya. Alasannya ya tidak jauhjauh dari masalah kesehatan," tandasnya.

Ferguson: Jadi Pelatih Sekarang Semakin Berat


Alex Ferguson kembali mengungkapkan kekesalannya setelah melihat pemecatan koleganya Sam Allardyce dan Chris Hughton dari kursi pelatih Blackburn Rovers dan Newcastle United.

Pelatih Manchester United itu menilai pelatih saat ini kesulitan mempertahankan tugasnya karena terlalu banyaknya campur tangan pemilik klub dan agen.

"Saya menilai sekarang ini sudah jauh lebih sulit membangun sebuah tim," katanya kepada Sunday Telegraph, Senin (20/12).

"Ada tekanan hebat yang harus dirasakan para pelatih," tandas Ferguson lagi.

"Anda bisa melihat masalah itu di Blackburn dengan adanya keterlibatan agen dan memutuskan masa depan dari klub. Jeroe Anderson dari Grup SEM, ia bahkan tak bisa menyentuh hidungnya sendiri. Hal ini sangat mengganggu dan menjadi ancaman serius untuk bagaimana klub dijalankan dan bagaimana mereka mengatur diri sendiri," ungkapnya.

"Sepertinya sudah menjadi tren tersendiri memecat pelatih di situasi yang sulit dan saya membayangkan apa yang pihak Blackburn pikirkan, 'Anda tahu, jika Newcastle bisa memecat pelatih mereka, kami juga bisa'."

"Saya tak tahu jawaban dari semua itu, tapi apa yang bisa saya katakan adalah tuga pelatih, meski ia dibayar berapa pun, tidaklah sepadan. Jika Sam menang di hari Minggu, Blackburn bisa menduduki peringkat lima di klasemen, tapi ia sepertinya akan tetap dipecat karena pihak klub akan mengatakan mereka ingin tempat keempat," sindir Ferguson sekaligus mengakhiri kritiknya.

United Mulai Lirik Criscito


Penampilan menawan Domenico Criscito bersama Genoa di Serie A Italia ternyata tidak luput dari perhatian tim besar liga Primer Inggris, Manchester United.

Dilaporkan The News of the World, The Red Devils siap mengeluarkan dana hingga £12.5 untuk membuat Genoa rela melepas pemain bintangnya tersebut.

Criscito yang baru menginjak usia 23 tahun, dinilai memiliki kapasitas memadai untuk menggantikan peran Patrice Evra yang disebut berminat meninggalkan Old Trafford demi Real Madrid seperti yang dikabarkan GOAL.com UK secara eksklusif November lalu.

Musim ini Criscito menjadi starter di 16 laga Serie A bersama Genoa.

Cesc Fabregas, Rio Ferdinand & Ryan Babel Ucapkan Selamat Buat Indonesia


Euforia timnas Indonesia ternyata berdengung sampai ke luar negeri. Setidaknya beberapa pemain yang merumput di Liga Primer Inggris ikut memantau perkembangan skuad Merah-Putih di semi-final AFF Suzuki Cup 2010.

Usai kemenangan Indonesia atas Filipina untuk merebut tiket ke partai puncak AFF, laman jejaring sosial Facebook dan Twitter langsung ramai dengan beragam status kegembiraan para suporter timnas.

Komentar-komentar di Twitter tidak hanya dimeriahkan oleh fans Indonesia, namun Ryan Babel, Rio Ferdinand dan Cesc Fabregas ikut menyampaikan ucapan selamat kepada Indonesia.

Babel yang saat ini membela Liverpool diketahui berteman dengan penyerang timnas Irfan Bachdim, karena keduanya sama-sama mengawali karier di skuad junior Ajax pada 1999-2001.

"Selamat kepada Indonesia setelah mencapai final," kata Babel melalui akun Twitter @RyanBabel.

Ketika babak pertama usai, Babel sempat mengucapkan: "Semoga beruntung Irfan Bachdim dan Indonesia."

Sedangkan Ferdinand sudah berkali-kali mengomentari timnas via akun @rioferdy5.

"Saya tahu dari twitfam [sebutan bagi pengikutnya di @rioferdy5] di Indonesia kalau mereka sudah mencapai final, selamat!" ucap bek timnas Inggris dan Manchester United itu.

Dan terakhir, gelandang Arsenal dan timnas Spanyol ikut bersuara melalui @cesc4official.

"Selamat kepada semua fans sepakbola Indonesia atas kemenangan mereka. Selamat menikmati!" tulis Fabregas.

Komentar ketiga pemain ini pada final kontra Malaysia 26-29 Desember mendatang patut dinantikan.

Chelsea vs MU Ditunda


London - Cuaca buruk membuat sejumlah pertandingan di Liga Primer mengalami penundaan, salah satunya adalah Chelsea kontra Manchester United yang sedianya digelar Minggu besok.

Pengumuman tertundanya laga bigmatch tersebut disampaikan Chelsea melalui situs resminya, Sabtu (18/12/2010) malam WIB.

"Hujan salju yang berat turun di London pada hari Sabtu. Laga hari Minggu di Stamford Bridge ditunda menyusul konsultasi dengan polisi dan otoritas lokal," demikian Chelsea.

Soal tiket, manajemen klub The Blues menyatakan bahwa tiket untuk hari Minggu besok tetap berlaku untuk tanggal baru pertandingan. Sementara bagi penonton yang ingin refund bisa mengirimkannya ke sekretariat klub dengan mencantumkan nomor kartu kredit.

Sementara untuk hari ini, Arsenal kontra Stoke City juga ditunda. "Menyusul salju yang cukup parah di London Utara pada pukul 11:38 (waktu setempat), wasit pertandingan Lee Mason pada pukul 12:07 memutuskan untuk menunda laga ini," demikian keterangan yang tercantum di situs resmi The Gunners.

Laga lain yang ditunda adalah Birmingham vs Newcastle, Wigan menghadapi Aston Villa, dan Liverpool kontra Fulham (Sabtu 18 Desember) serta Blackpool melawan Tottenham Hotspur (Minggu 19 Desember)

Capello: Fergie Manajer Terbaik Dalam Sejarah


Gelar demi gelar sudah disumbangkan Alex Ferguson di sepanjang karirnya menangani Manchester United. Tak hanya itu saja, dia juga banyak memunculkan bintang-bintang baru yang membuat dunia sepakbola di era terbuka semakin semarak.

Karena apa yang sudah dilakukannya itu, Fabio Capello menilai Ferguson layak disebut sebagai manajer terbaik dalam sejarah sepakbola dunia.

"Dalam waktu yang sangat lama dia bisa menangani tim dan dia sudah melakukan banyak perubahan," tandas pelatih timnas Inggris itu seperti dikutip Soccernet.

"Dalam buku sejarah sepakbola, manajer terbaik adalah Sir Alex," paparnya lagi.

"Dia sudah mengubah tim, dia mengubah pemain dan dia menjadi orang yang sangatsangat bagus bagi klub. Saya mengharapkan dia bisa menjalani 20 tahun lagi masanya di level tertinggi manajemen tim," papar Capello menyudahi.

Vidic: Ban Kapten Jadikan Saya Lebih Baik


Ban kapten Manchester United yang kini kerap melingkar di lengan Nemanja Vidic diyakini bek timnas Serbia itu telah menjadikannya pemain yang lebih baik.

"Saat Anda memiliki tanggung jawab lebih Anda cenderung memiliki konsentrasi lebih dan ini membantu mengembangkan performa Anda," kata Vidic dilansir Tribalfootball.
"Saya telah menjadi pemain yang lebih baik karena jabatan kapten ini."

"Secara umum, saat pemain menanggung tekanan dan tanggung jawab lebih, itu adalah hal yang positif. Saya bekerja lebih keras dari sebelumnya, berlatih keras, dan lebih berkonsentrasi. Saya mencoba bermain sebaik mungkin," terangnya.

"Menjadi kapten Manchester United adalah salah satu momen yang paling membanggakan dalam karier saya, tapi kami memiliki banyak figur pemimpin yang juga telah menjadi kapten di sini."

"Usia saya sudah cukup untuk menerima tanggung jawab ini dan saya adalah salah satu pemain yang paling berpengalaman di klub ini."

"Dan mungkin di musim depan saya juga akan tetap memakai ban kapten ini karena kami memiliki masalah seperti misalnya kapten utama terbelit cedera, sedangkan saya biasanya selalu berada di lapangan."

Ferguson: Sir Matt Busby Tak Tergantikan


Manajer Manchester United Sir Alex Ferguson menegaskan, posisi Sir Matt Busby sebagai legenda di Old Trafford tidak akan bisa digantikan oleh siapapun, termasuk dirinya.

Duel melawan Chelsea di Stamford Bridge akan membuat Ferguson melewati rekor Sir Matt Busby sebagai manajer terlama di United. Ketika menghadapi Chelsea, Ferguson bakal mencatatkan karir selama 8.811 hari di Old Trafford. Jumlah itu satu laga lebih banyak dibandingkan Sir Matt Busby.

“Catatan itu sudah dibekukan di bank memori. Saya pikir, Sir Matt Busby akan terus berada di sana selamanya. Dia memulainya ketika perang berakhir, dan sukses menjuarai Piala Eropa tahun 1968. Catatan waktu dia lebih panjang dibandingkan saya,” ujar Ferguson kepada Key 103.

“Tentu saja ini sangat emosional. Dia membangun tim setelah tragedi Munich. Saya tidak mempunyai itu semua. Itu alasannya mengapa dia akan selalu ada di sana selamanya.”

Ferguson juga tidak mau disamakan dengan Busby. Menurutnya, pembawaan legenda Old Trafford itu lebih tenang dibandingkan dirinya.

“Dia lebih tenang dibandingkan saya. Nasehat yang paling penting yang pernah dia sampaikan kepada saya adalah, jangan baca koran. Itu adalah nasehat yang hebat. Sejak saat itu, saya tak pernah baca koran,” ungkap Ferguson.

“Saya ingin semua pemain hebat kami tetap berada di klub dengan kapasitas berbeda. Ada Sir Bobby Charlton di jajaran direksi. Begitu Sir Matt. Orang-orang seperti mereka bisa memahami dimensi Manchester United.”

Ji Sung Pensiun Setelah Piala Asia


Pada Januari mendatang, Ji-Sung akan memperkuat Korea Selatan di ajang Piala Asia. Sebagai salah satu tim unggulan, ia bisa saja absen cukup lama memperkuat MU.

Kalau Korsel melaju sampai ke babak final, Ji-Sung bisa absen dalam enam pertandingan Liga Primer dan satu pertandingan Piala FA. Sebagai salah satu pemain andalan yang sedang bersinar, hal itu tentu terasa berat bagi Sir Alex Ferguson.

"Park sedang dalam permainan terbaiknya, gol melawan Arsenal merupakan salah satu buktinya. Sayang sekali ia harus absen beberapa pekan karena harus memperkuat negaranya. Saya tidak bisa berbuat apa-apa, sudah kewajibannya untuk membela negaranya," kata Fergie usai pertandingan melawan Arsenal.

Menurut situs resmi AFC, ayah Ji-Sung mengungkapkan kalau anaknya kemungkinan besar akan pensiun setelah tampil di Piala Asia 2011.

Menurutnya, pemain berusia 29 tahun itu sudah menyatakan niatnya untuk pensiun sebelum tampil di Piala Dunia 2010. Alasannya, selain ingin lebih fokus di klub, Ji-Sung juga ingin memberi jalan pada pemain muda Korsel seperti Lee Chung-yong agar lebih berkembang lagi.

Ferguson Waspadai Main di Kandang Marseille


Manajer Sir Alex Ferguson tidak menggap enteng lawannya di babak 16 besar Liga Champions. Dalam hasil undian, Manchester United (MU) akan bertemu dengan Olympique Marseille.

"Marseille sangat bagus saat bermain di kandang mereka. Apalagi dengan dukungan fans mereka telah menjamin kekuatan mereka sangat bagus," kata Ferguson seperti dilansir laman UEFA.com.

Klub asal Prancis itu memang tidak asing bagi Ferguson. Sebab, pada musim 1999/2000 MU pernah bertemu.

Saat itu, saat bermain di Old Trafford MU menang dengan skor 2-1. Namun, saat bertandang MU kalah 1-0.

"Dalam dua tahun terakhir ini, merak telah bangkit. Saya yakin ini akan menjadi laga yang sulit," jelasnya.

Hasil Drawing Champion League


Mini News !

Marseille vs MANCHESTER UNITED !!! Hasil Drawing Champion League

Ancaman Akhir Tahun


Manchester United menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Liga Primer Inggris. Menjelang tahun 2010 berakhir, rekor itu bisa dicoreng oleh Chelsea.

Sudah 16 kali bertanding, MU belum pernah tersentuh kekalahan. Tim racikan Sir Alex Ferguson itu menang sembilan kali dan seri tujuh kali--membuat The Red Devils memuncaki klasemen sementara Liga Primer.

Awal pekan ini, MU sudah melalui salah satu ujian terberatnya dengan mengalahkan Arsenal 1-0. Tapi tantangan berikutnya langsung datang di akhir pekan dengan mengunjungi markas Chelsea, Minggu (19/12/2010).

Tidak mudah bagi MU untuk mempertahankan rekor tak terkalahkan itu. Terakhir kali 'Setan Merah' dijamu 'Si Biru' di Stamford Bridge, November 2009, hasilnya adalah kekalahan 0-1.

Menghadapi salah satu musuh paling sengit di kandang, para pemain Chelsea akan sangat termotivasi untuk menang. Apalagi, ada satu sosok penting yang sudah bisa merumput lagi: Frank Lampard.

Akhir pekan lalu, Lampard merumput 12 menit saat Chelsea diimbangi Tottenham Hotspur 1-1. Kembalinya Lampard usai cedera panjang jelas akan meningkatkan permainan anak asuh Carlo Ancelotti yang belakangan tersendat.

Bila Lampard dimainkan sejak awal, gelandang 32 tahun itu bisa menjadi ancaman utama MU. Kemampuannya mengirim umpan-umpan matang atau mencetak gol sendiri akan sangat membantu Chelsea.

Tapi Chelsea juga tidak boleh terlalu yakin menang. The Bridge sendiri bukannya steril dari kekalahan. Di sana, The Blues pernah menderita malu saat dilibas Sunderland 0-3 yang menjadi kekalahan tunggal di kandang musim ini.

Duel Chelsea kontra MU akan menguntungkan buat para pesain lainnya, Arsenal dan Manchester City. Di kandang sendiri, Arsenal akan menjamu tim papan tengah Stoke City dan City bakal menjamu Everton.

Evra: Terbukti, Arsenal Tak Lebih Baik Dari United


Patrice Evra menyatakan dirinya telah membuat asumsi yang benar mengenai Arsenal. Seperti apa yang diungkapkan sebelumnya sebelum laga Manchester United minggu lalu, Arsenal disebutnya bukan sebagai pesiang United untuk gelar juara Liga Primer Inggris.

"Saya rasa kami sudah menegaskan apa yang saya katakan sebelum pertandingan kami," ungkap Evra kepada The Sun, Kamis (16/12).

"Saya rasa Arsenal bermain dengan baik, dan Anda tak bisa menyanggahnya, tapi kami lebih baik," tandasnya.

"Saya mengatakan ini bukan karena sombong. Saya dengar orang bilang saya sudah keterlaluan, tapi bukan itu maksud saya. Saya hanya ingin menunjukkan betapa saya yakin dengan tim saya, pada potensi dan kekuatan kami."

"Kami tahu Arsenal dan kami tahu bahwa jika Anda tidak membiarkan mereka bermain lepas, maka semuanya akan sulit bagi mereka, terutama di Old Trafford."

"United akan selalu siap untuk laga besar. Saya rasa kemenangan pantas kami dapatkan. Tapi orang harus lebih merenungi apa yang sudah saya katakan," pungkasnya.

Solksjaer: Lindegaard Mirip Van Der Sar


Legenda United itu yakin Lindegaard layak berada di bawah mistar Old Trafford.
Ole Gunnar Solksjaer menyatakan kiper baru Manchester United Anders Lindegaard memiliki karakter serupa dengan Edwin van der Sar.

Lindegaard diharapkan mampu menjadi pengganti kiper Belanda yang akan segera pensiun, dan Solksjaer menyatakan keduanya memiliki karakter serupa, yakni hebat dalam memainkan bola dengan kaki mereka.

"Cukup berbahaya mengatakan ini, tetapi ia sangat bagus dengan kakinya, yang mengingatkan saya dengan Edwin, dalam hal kehebatan mereka memainkan bola," tegas Solksjaer.

Solksjaer melanjutkan, "Ia juga mampu mengumpan dengan baik dan itulah salah satu kehebatannya. Saya telah menyaksikannya beberapa kali saat membela Denmark, dan ia juga dapat menepis bola dengan baik."

"Ia juga berasal dari Denmark, jadi saya berharap ia seperti Peter Schmeichel. Selain itu, saya yakin dengan latihan di sini ia akan berkembang," puji penentu kemenangan Setan Merah di final Liga Champions 1999 itu.

MU dan Spurs Bersaing Dapatkan Castaignos


Manchester United (MU) dikabarkan siap bersaing dengan Tottenham Hotspurs dan Inter Milan untuk mendapatkan Luc Castaignos, striker Feyenoord Rotterdam.

Albert Stuivenburg, pelatih timnas Belanda U17, mengatakan publik Belanda menjuluki Castaignos sebagai new Thierry Henry. Castaignos telah mencetak 22 gol dari 31 pertandingan di level junior.

"Gaya bermainnya mengingatkan orang pada Thierry Henry," ujar Stuivenburg.

"Castaignos memang sedikit terlihat seperti Henry, tidak hanya pada cara bermain tapi juga berperilaku," lanjutnya.

Dua klub London; Arsenal dan Tottenham, berupaya mendapatkannya dengan harga £4 juta. Inter Milan juga sedang mendekati agen Castaignos.

Jika Mancheser United (MU) ikutan bersaing, harga Castaignos diperkirakan akan melonjak. Feyenoord kemungkinan hanya akan melepas pemainnya ke penawar tertinggi.

FOKUS: Jangan Ragukan Rooney!


Siapa sih yang tidak tahu Wayne Rooney? Striker Manchester United itu sudah kerap mencuri perhatian pecinta sepakbola, baik karena aksinya di dalam lapangan, atau kehidupan pribadinya di luar lapangan.

Di musim lalu misalnya, Rooney masuk dalam kandidat terbaik dunia. 34 gol dilesakkannya untuk Manchester United dari 44 penampilan.

Namun setelah cedera mendera, performanya menurun drastis. Timnas Inggris yang kemudian terkena imbas atas masalah tersebut, karena Rooney tak bisa maksimal menunjukkan kontribusinya.

Meski begitu, nama besar Rooney tetap memiliki kontribusi tersendiri. Bagi United misalnya, di mana secara komersil, jersey replika dengan nama Rooney termasuk salah satu yang peling diburu.

Di atas lapangan, kontribusinya juga masih cukup kentara, meski di musim ini dia tak banyak mencetak gol. Hingga sepuluh laga bersama United, baru dua gol dilesakkannya, itu pun hanya dari titik putih penalti.

Meski gagal mencetak gol lewat titik putih penalti di awal pekan ini, saat United melawan Arsenal di Old Trafford, secara statistik Rooney masih menjadi pemain yang penting bagi United.

Tiap Rooney bermain, 75 persen laga dimenangi United. Bandingkan saja jika Rooney absen, di mana United hanya bisa menorehkan 47 persen torehan kemenangan.

Hadirnya Rooney di lapangan juga memengaruhi penampilan Dimitar Berbatov. Tiap berduet dengan bomber yang kerap disamakan dengan monster Ogre itu, Berbatov bisa mencetak 11 gol di musim ini.

Bagaimana jika Berbatov bermain tanpa Rooney di sisinya? Striker asal Bulgaria itu hanya mampu mencetak satu gol.

Karena kontribusi itulah yang membuat Rooney bisa bercokol di peringkat empat daftar Castrol Index/Ranking bulan November. Jika bisa terus memberikan kontribusi dan tampil efektif bersama United musim ini, bukan tidak mungkin Gonzalo Higuain dan Cristiano Ronaldo yang berada di atasnya, di bawah Lionel Messi, bisa digesernya.

Vidic Senang Jadi Kapten United


Kerap absennya Gary Neville dan Rio Ferdinand di skuad Manchester United membuat ban kapten tim berpindah ke lengan kiri Nemanja Vidic. Bek asal Serbia itu mengaku senang menjalani peran tambahannya itu.

"Saya merasa sangat bangga," tandasnya kepada United Review.

"Sedikit mengejutkan memang, tapi saya menikmati menjalankan peran ini," ungkap Vidic lagi.

"Anda harus memikirkan tanggung jawab Anda, sikap di lapangan, cara bermain dan cara berlatih. Saya tahu saya harus memberikan teladan yang baik di dalam mau pun di luar lapangan."

Dengan peran barunya itu, Vidic menegaskan tidak ada yang berubah dari dirinya, baik dalam hal bermain mau pun sikap di luar lapangan. Vidic juga mengungkapkan jika banyak pemain lain yang membantunya untuk bisa memimpin tim dengan baik.

"Pemain seperti Ferdinand, Neville, Ryan Giggs, Paul Scholes dan Edwin van Der Sar memberi banyak contoh. Cara mereka membantu pemain lain sangat fantastis. Mereka juga membantu saya mengembangkan diri dan saya ingin membantu pemain muda dengan cara yang sama," paparnya.

United Goda Hotspur, Bale Ditawar £40 Juta


Tottenham Hotspur sudah menegaskan tidak akan menjual bintang andalan Gareth Bale. Namun, Manchester United mencoba menggoda Hotspur dengan memberikan penawaran harga yang menggiurkan untuk Bale.

Tidak tanggung-tanggung, United siap mengajukan harga £40 juta untuk pemain sayap asal Wales ini. Manajer Sir Alex Ferguson berharap bisa menggantikan Ryan Giggs yang segera pensiun dengan Bale.

Peluang untuk mendapatkan hot player di Liga Primer Inggris ini sesungguhnya bakal mulus bila Hotspur bersedia melepasnya. Apalagi, Bale memang sangat ingin bergabung dengan United yang merupakan klub idolanya. Ia juga pernah berucap mengangankan menggantikan Giggs di United.

Selain Bale, United juga membidik bek kiri Everton Leighton Baines. Ia diproyeksikan menggantikan Patrice Evra yang dikabarkan bakal meninggalkan Old Trafford di akhir kompetisi.

Kontrak bek asal Prancis di United segera berakhir. Namun belum ada tanda-tanda ia akan memperbarui kontraknya. Ini menimbulkan spekulasi kepergian Evra.

Baines sesungguhnya merupakan pilar Everton. Namun, klub kemungkinan terpaksa melepas Baines karena kebutuhan dana. Manajer David Moyes berencana membeli pemain untuk membenahi skuadnya.

Hanya, United akan bersaing dengan Bayern Muenchen. Raksasa Bundesliga Jerman ini dikabarkan tertarik memboyong bek berusia 26 ini.

United Ingin Patahkan Rekor Tak Menang Di Stamford Bridge


Manchester United berambisi mematahkan rekor tak pernah menang di Stamford Bridge selama delapan tahun terakhir. United terakhir kali mengalahkan Chelsea dengan skor 3-0 pada April 2002. Saat itu, gol-gol the Red Devils dihasilkan Paul Scholes, Ruud van Nistelrooy dan ole Gunnar Solskjaer.

Sejak itu, United tak pernah mengulang sukses. Dan, manajer Sir Alex Ferguson ingin melakukannya saat United dijamu Chelsea di pertandingan Liga Primer Inggris, Minggu (19/12).

"Ini pertandingan yang besar. Rekor kami melawan Chelsea di kandang mereka memang tidak bagus. Kami tidak pernah menang selama bertahun-tahun. Ini pertandingan penting dan kami sudah siap menghadapinya," kata Ferguson.

Ferguson optimistis memenuhi target. Kemenangan 1-0 atas Arsenal menjadi modal kuat the Red Devils. Apalagi, Chelsea tak pernah menang selama lima pertandingan sebelumnya.

"Kami memiliki banyak pemain bagus dan berpengalaman menghadapi pertandingan besar. Ini bukan yang pertama bagi

mereka. Pengalaman mereka sangat penting. Semua pemain memiliki motivasi besar untuk meraih kemenangan," jawabnya.

Ferguson: Chelsea Butuh Skuad Lebih Besar


Manajer Manchester United Sir Alex Ferguson melakukan mind game terhadap Chelsea yang akan menjadi lawan mereka di Liga Primer Inggris di Stamford Bridge, Minggu (19/12). Ferguson menilai Chelsea melakukan kesalahan setelah melepas sebagian pemain senior. Mereka tak membeli pemain untuk menggantikan mereka.

Saat itu, Chelsea melepas Michael Ballack, Juliano Belletti, Deco dan Joe Cole yang sudah selesai masa kontraknya. Namun, Chelsea tak terlalu aktif dalam bursa pemain dengan harapan memunculkan bintang muda seperti Daniel Sturridge dan Josh McEachran.

"Mereka ingin memunculkan pemain muda. Itu tentu bagus. Namun, itu akan menjadi pukulan balik bila ada pemain yang cedera," ujar Ferguson.

Ditambahkannya, "Di era sekarang, Anda butuh skuad yang besar karena banyak pertandingan yang dijalani. Dengan jadwal pertandingan ini akan mengakibatkan banyak pemain cedera. Tak diragukan dengan skuad yang besar akan sangat membantu."

Dan, Chelsea mulai goyah setelah para pemain pilar dalam kondisi tak fit. Setelah kehilangan Frank Lampard yang menjalani operasi hernia dan kondisi bek John Terry maupun striker Didier Drogba yang kurang bagus, Chelsea secara pelahan mulai menurun. Mereka kehilangan tahta klasemen dan kini dikuasai United.

"Chelsea memang ingin memunculkan satu atau dua pemain muda di skuadnya. Itulah mengapa mereka memetik hasil mengecewakan," kata Ferguson.

Kalahkan Chelsea, United Makin Sulit Dikejar


Kapten Manchester United Nemanja Vidic membidik kemenangan dalam big match Liga Primer Inggris melawan Chelsea di Stamford Bridge, Minggu (19/12). Mengalahkan Chelsea akan memberi kekuatan psikologis bagi United untuk mengakhiri kompetisi dengan merebut trophy juara. Pasalnya, United bakal makin sulit dikejar.

United makin percaya diri setelah menaklukkan Arsenal 1-0 dalam laga besar di Old Trafford, Senin lalu. Kemenangan itu menjadikan United naik ke puncak klasemen. Mereka juga masih menyimpan satu pertandingan melawan Blackpool.

"Ini saatnya klasemen mulai berubah. Musim lalu, persaingan di Liga Primer sangat ketat. Kali ini lebih ketat lagi karena kualitas setiap tim sudah meningkat drastis," ujar Vidic.


"Persaingan sangat ketat. Namun, dua atau tiga tim akan melangkah ke depan dan meninggalkan yang lain. Perkiraan saya, pada pertengahan Januari akan diketahui tim-tim yang melakukan perburuan gelar," jelasnya.

Menurutnya, United berada di pole position karena dalam kondisi puncak. "Namun, kami tetap harus bekerja keras dan tampil sebaik mungkin," jawab bek asal Serbia ini.

Ferdinand Minta Maaf Pada Sagna


Bek Manchester United Rio Ferdinand menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada pemain belakang Arsenal Bacary Sagna. Ferdinand mengaku melakukan kesalahan saat mengganjal Sagna dalam pertandingan Liga Primer Inggris di Old Trafford, Senin lalu.

Dalam pertandingan yang dimenangkan United 1-0, kaki Ferdinand sempat menghajar perut Sagna dalam perebutan bola. Akibatnya, Sagna harus menjalani perawatan dan kemudian ditarik keluar.

"Saya tidak bermaksud menendang Sagna. Saya hanya mengejar bola dan mata tertuju sepenuhnya pada bola. Kejadian seperti itu biasa terjadi. Tapi, saya minta maaf," kata Ferdinand yang lolos dari hukuman atas tindakannya.

Ferdinand juga membeberkan kunci sukses mengalahkan Arsenal. Menurutnya, mereka tidak membiarkan lawan menguasai bola dan mengembangkan permainan.

"Menghadapi tim seperti Arsenal, bila Anda membiarkan mereka leluasa menguasai bola, maka Anda akan merasakan akibatnya. Arsenal memiliki pemain berkualitas di setiap lini. Karena itu, kami tidak memberi peluang kepada mereka dan itu ternyata berhasil," jelasnya.

"Ini kemenangan besar tapi tidak menentukan hasil akhir kompetisi. Untuk memenangi liga Anda harus berada dalam kondisi terbaik. Pertandingan ini hanya menghadapi salah satu tim terbaik di liga," jawab Ferdinand.

Szczesny Senang Taktiknya Ganggu Rooney Berhasil


Kiper Arsenal Wojciech Szczesny yakin, taktik psikologisnya mengganggu Wayne Rooney berhasil sehingga striker Manchester United itu gagal menyarangkan tendangan penalti.

Rooney berpeluang memperbesar keunggulan United atas Arsenal dalam laga Liga Primer Inggris, Senin (13/12) lalu, namun eksekusi tendangan penaltinya melayang ke atas mistar. Lawan yang dihadapi Rooney, Szczesny, mengklaim berhasil menerapkan perang urat syaraf.

"Saya memang sudah bersiap menghadapi eksekusi penalti Rooney sebelum pertandingan. Saya mencoba menahannya selama mungkin supaya dia sadar keberadaan saya serta berharap yang terbaik," ujarnya kepada Daily Mirror.

"Eksekusi penalti adalah perang mental antara kiper dan striker. Perang psikologis. Jadi saya coba tetap berdiri di tempat selama mungkin sampai akhirnya wasit meminta saya kembali ke garis gawang. Taktik itu berhasil, eksekusinya gagal."

Szczesny juga melakukan dua penyelamatan gemilang di babak kedua, tapi kiper muda Polandia ini merendah.

"Anderson menendang tepat ke arah dada saya karena saya berada di posisi yang tepat, lalu peluang kedua Rooney gagal menendang bola dengan baik. Saya agak takut ketika dia menendang bola, tapi sekiranya bola ditendang lebih tinggi, seperti yang ingin dilakukannya, mungkin saya gagal menepisnya," imbuhnya.

Apapun, Arsenal tetap kalah 1-0 dalam pertandingan tersebut.

"Kami kecewa dengan hasil pertandingan, tapi kami masih bercokol di papan atas, kalau bukan disebut tim terbaik di Liga Primer," tukas Szczesny.

"Kami rasa kami mampu mengalahkan siapapun. Kami yakin bisa bangkit ketika menghadapi Stoke Sabtu nanti dan kembali ke jalur persaingan."

"Setelah pertandingan, kami saling bicara satu sama lain. Menang atau kalah kami membicarakannya dan kami ingin membahas penampilan masing-masing usai bertanding. Kami punya banyak pemain berpengalaman di kamar ganti dan semua orang saling membantu. Masih ada semangat juang dalam tim."

Speed Coba Bujuk Giggs


Dipercaya menangani timnas Wales, Gary Speed sudah berencana kembali memanggil dua pemain veteran, Ryan Giggs dan Robbie Savage.

Giggs sudah menyatakan gantung sepatu dari pentas internasional, namun Speed berupaya membujuk bintang Manchester United itu agar menangguhkan keputusan.

Untuk kasus Savage, Speed siap mendayagunakan kemampuan pemain yang dibekukan timnas Wales semasa ditangani John Toshack itu.

"Saya pasti akan banyak menelepon," ujar Speed dilansir TEAMtalk.

"Beberapa pemain menghubungi saya dan jujur Savage pun menelepon."

"Saya belum yakin soal Giggs, tapi siapa yang tidak menginginkannya kembali dalam tim? Saya yakin pemain lain pun akan dihubungi."

Savage, 36 tahun, menyambut baik rencana Speed memanggil kembali dirinya ke timnas.

"Kalau Speed menganggap itu keputusan yang tepat, saya akan berangkat. Saya kira saya pantas bermain lagi untuk Wales. Tapi saya kenal Gary dan dia takkan memilih pemain hanya untuk menghormati senioritasnya. Keuntungan saya adalah Gary sudah tahu tipe permainan saya selama dua tahun ini," ujar gelandang Derby County itu kepada Daily Mirror.

Jelang Chelsea vs MU -- 'Cuma Andalkan Bocah, Chelsea Tak Akan Juara'


Sir Alex Ferguson mulai melancarkan perang urat syaraf jelang duel Chelsea versus Manchester United akhir pekan ini. Fergie menilai The Blues tak akan bisa juara kalau cuma mengandalkan pemain muda.

MU akan melawat ke Stamford bridge dalam lanjutan Liga Primer, Minggu (19/12/2010). The Red Devils akan datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah awal pekan ini sukses menumbangkan Arsenal. Sementara The Blues masih mengalami krisis karena belum juga merasakan kemenangan dalam lima partai terakhirnya di Liga Primer.

Krisis yang dialami Chelsea ini memancing komentar dari Fergie. Menurutnya, "Si Biru" mengalami krisis karena salah langkah dalam kebijakan transfer di awal musim.

"Saya pikir Chelsea secara bertahap telah memasukkan satu atau dua pemain muda ke dalam skuad mereka, jadi mungkin itu penyebabnya (hasilnya tidak menentu). Kontrak Michael Ballack dan Juliano Belletti berakhir dan mereka menggantinya dengan pemain yang lebih muda semacam Daniel Sturridge dan Josh McEachran," terang manajer 68 tahun ini kepada Guardian.

"Rencana mereka untuk mulai memperkenalkan pemain muda adalah hal yang baik tetapi bisa jadi bumerang jika Anda mendapatkan cedera," sambungnya.

Setelah mengawali musim dengan gemilang, pasukan Carlo Ancelotti memang mulai terseok-seok setelah beberapa pemain andalan seperti Frank Lampard, John Terry, dan Didier Drogba dibekap cedera. Sementara di kubu MU, cedera Wayne Rooney tak terlalu memusingkan Fergie karena Dimitar Berbatov dan Nani mampu tampil baik dan rajin mencetak gol.

"Anda butuh skuad yang besar karena jumlah dan intensitas pertandingan berpotensi menimbulkan cedera. Tak perlu ditanyakan manfaat punya skuad yang besar," tegasnya.

Fergie kemudian membandingkan skuad Chelsea dengan pasukan yang dimilikinya. Ia merasa beruntung karena punya banyak permain berpengalaman.

"Kami punya pemain-pemain bagus dan mereka punya pengalaman bermain dalam pertandingan besar selama bertahun-tahun," yakinnya.

"Ini bukan hal yang baru untuk mereka. Pengalaman mereka sangat penting dan mereka masih punya hasrat bersama klub ini. Semua pemain kami punya hasrat yang bagus untuk memenangi pertandingan," tutupnya.

Anderson Pastikan Masa Depan Di Old Trafford


Anderson akhirnya memperpanjang kontrak dengan Manchester United hingga Juni 2015, demikian pengumuman resmi dari pimpinan klasemen Liga Primer Inggris itu.

Anderson baru kembali dari cedera panjang musim ini, dan berhasil tampil cukup meyakinkan bagi manajer Sir Alex Ferguson untuk memperpanjang kontrak mantan pemain Porto itu di Old Trafford.

"Kami bahagia Anderson sudah menandatangani kontrak baru. Anderson telah berkembang luar biasa sejak bergabung dan karena umurnya baru 22 tahun, ia pasti akan menjadi pemain top," puji Sir Alex.

Gelandang Brasil itu menekankan, "Inilah klub terbaik bagi saya dan saya ingin berterimakasih terhadap semua dukungan yang telah saya terima beberapa tahun terakhir. Saya tak sabar meraih lebih banyak gelar bersama klub ini dan saya senang mendapatkan kontrak baru."

Wright: Arsenal Memang Bukan Pemenang


London - Pernyataan Patrice Evra bahwa Arsenal hanyalah pusat pelatihan pemain yang tak pernah meraih trofi diamini Ian Wright. Menurut dia, Arsenal memang tak punya modal untuk memenangkan trofi besar.

Sebelum laga Manchester United versus Arsenal digelar, Selasa (14/12/2010), Evra melancarkan psy war dengan menyebut The Gunners layaknya pusat pelatihan pemain. Alasannya, pasukan Arsene Wenger tak pernah meraih trofi meski dikenal sebagai tim dengan permainan paling atraktif di Liga Primer.

Arsenal memang sudah lima tahun tak meraih gelar baik domestik maupun di kancah Eropa. Raihan terbaik mereka dalam kurun tersebut adalah finalis Liga Champions 2006, saat ditundukkan Barcelona di final.

Pernyataan Evra ternyata diamini oleh Wright, yang notabene salah satu pemain legendaris Arsenal. Dengan sedih ia mengakui bahwa bekas klubnya itu tidak memiliki apa yang diperlukan untuk menjadi juara yang hebat.

"Patrice Evra melemparkan granat ke arah Arsene Wenger jelang pertandingan kemarin dengan mengatakan Arsenal tidak memiliki substansi untuk memenangi trofi besar. Meski menyakitkan, saya katakan bahwa Evra benar seratus persen. Dia telah membuktikannya dengan jelas lewat hasil pertandingan dan penampilan The Gunners di Old Trafford," tulis Wright dalam kolom mingguannya di The Sun.

"Arsenal memainkan sepakbola yang baik di babak kedua tetapi mereka tidak pernah benar-benar bisa melukai MU meskipun menguasai bola," sambungnya.

Jika ingin juara, mantan penyerang timnas Inggris itu menyarankan Cesc Fabregas cs untuk memperbaiki rekor pertemuannya dengan rival-rival utama mereka dalam perebutan gelar, khususnya MU dan Chelsea.

"Semua orang tentu ingat dengan Total Football-nya Belanda di era 1970-an, tapi mereka tak memenangi apa pun. Arsenal hanya main imbang sekali dan kalah 10 kali dalam 11 pertemuan menghadapi MU dan Chelsea. Itu mengatakan semua," urai pria 47 tahun ini.

"Seperti yang Evra bilang, saat kamu melihat hasilnya, susah untuk mengatakan saat ini MU dan Arsenal masih rival utama," pungkasnya.

Fergie: Soal Lapangan Kilah Wenger Saja


Manchester - Usai Arsenal kalah dari Manchester United, Arsene Wenger menyalahkan buruknya kondisi lapangan Old Trafford. Manajer MU Sir Alex Ferguson menganggap itu cuma kilah Wenger.

Arsenal pulang dengan kekalahan 0-1 dari MU saat dua tim raksasa Liga Inggris itu bentrok pada Selasa (14/12/2010) dinihari WIB. Usai pertandingan, Wenger mengkritik kondisi lapangan.

"Kualitas pertandingan tadi berkurang karena lapangan yang sangat buruk dan itulah mengapa kedua kesebelasan membuat banyak kesalahan teknis," gusar Wenger saat itu.

Ucapan Wenger ditanggapi oleh Ferguson. Di mata Fergie, omongan Wenger itu cuma alasan karena sejatinya Arsenal memang kalah kelas dibanding tim asuhannya.

"Saya pikir soal lapangan tidak berhubungan. Kami cuma bermain lebih baik," balas Fergie seperti yang diwartakan Guardian.

"Lapangannya bagus dan baik. Saya tidak punya masalah dengan lapangan dan saya terkejut mendengar hal ini dibicarakan. Saya pikir tidak ada yang pernah mengeluhkan lapangan kami," imbuhnya.

Ferguson: Chelsea Korban Berikutnya


Pelatih Manchester United (MU), Sir Alex Ferguson, meerasa yakin, Chelsea akan menjadi korban keganasan "The Red Devils" berikutnya.

MU sekarang berada di puncak klasemen sementara Premier League, setelah mengalahkan Arsenal 1-0, Senin atau Selasa (14/12/2010). Gol semata wayang yang diciptakan pemain Korea Selatan, Park Ji Sung, juga menjadikan skuad "The Red Devils" sebagai tim yang tak terkalahkan musim ini.

Fergie menyatakan, pertandingan melawan Chelsea minggu depan akan sangat menentukan siapa yang akan menjuarai Premier League musim ini. "Pertandingan itu akan benar-benar menentukan. Itu partai hidup-mati," tegas Ferguson.

"Kami harus menang di Stamford Bridge akhir pekan nanti. Kemenangan melawan Chelsea merupakan kunci untuk meraih titel juara musim depan," tambahnya.

Fergie juga mengungkapkan rahasia timnya yang tak terkalahkan sepanjang musim ini. Menurutnya, tangguhnya duo bek mereka, Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic, amembuat timnya sulit dijebol sepanjang musim ini.

"Anda lihat ketika kami mengalahkan Arsenal? Marouane Chamakh tak berdaya sama sekali. Ferdinand dan Vidic benar-benar fantastis. Mereka adalah pembelian terbaik yang pernah saya lakukan," ucap Ferguson. (SKY)

"Setan Merah" Incar Joaquin


Manchester United (MU) sudah tak sabar menunggu kesembuhan pemain sayap andalan mereka, Antonio Valencia. Maka, MU pun mulai mencari penggantinya dan dikabarkan sedang mengincar pemain sayap Valencia, Joaquin Sanchez.

Antonio Valencia cedera patah pergelangan kaki ketika melawan Glasgow Rangers beberapa waktu lalu. Pelatih "The Red Devils", Sir Alex Ferguson, mengaku frustrasi akibat kondisi Valencia yang tak kunjung sembuh. Sementara kebutuhan pemain sayap sudah mendesak.

Ferguson telah menawarkan uang sebesar 6,5 juta poundsterling (sekitar Rp 993 juta) kepada Valencia untuk Joaquin. Pemain Spanyol berusia 29 tahun itu dinilai masih produktif. Namun, sejauh ini belum ada tanggapan resmi dari Valencia.

Park Sedih Tinggalkan United


Gelandang Park Ji-Sung merasa sedih tapi juga senang karena meninggalkan Manchester United. Park sedih karena tak bisa memperkuat United saat dirinya sedang on fire. Park pula yang mengantarkan United kembali ke puncak klasemen Liga Primer setelah mencetak gol tunggal ke gawang Arsenal.

Hanya, ia harus pergi karena akan memperkuat Korea Selatan di Piala Asia, Januari mendatang. Dirinya terakhir kali akan membela the Red Devils pada duel Boxing Day atau sehari setelah Natal melawan Sunderland di Old Trafford.

"Perasaan saya campur aduk menjelang Piala Asia. Saat ini, saya sangat percaya diri. Karena itu, agak aneh bila saya harus pergi. Tapi biar bagaimana pun saya senang bergabung dengan timnas," kata Park.

"Meski tanpa saya, United tetap bisa meraih kemenangan. Karena itu, saya akan fokus di timnas dan sesudah itu kembali fokus di United," lanjut kapten Korsel yang tak menyangka bola yang disambutnya berhasil menembus gawang Arsenal.

"Gol itu memang aneh. Saat bola berubah arah, saya langsung bergerak. Saya perkirakan bola mengenai mistar gawang. Tapi ternyata masuk sehingga saya bisa merayakannya. Saat ini, kami di posisi puncak. Tapi, kompetisi masih panjang," jelasnya.

Penambang Cili Punya Andil Kemenangan United Atas Arsenal


Manchester United menundukkan Arsenal 1-0 dalam lanjutan Liga Primer Inggris kemarin. Kemenangan tersebut membawa United memuncaki klasemen.

David Gill pun mengungkapkan kemenangan yang didapat United itu tak lepas dari peran serta para penambang Cili yang sudah hadir menyamut undangan pihak klub dan menyaksikan laga melawan Arsenal itu.

Kok bisa?

"Mereka memainkan peran mereka secara khusus saat tim menang atas Arsenal karena Alex Ferguson memasukkan cerita mengenai para penambang Cili ini sebelum pertandingan dan menjadikannya sebagai motivasi untuk membangkitkan semangat pemain," ungkap chief executive United itu.

Kisah para penambang Cili itu memang luar biasa. Mereka bisa bertahan hidup selama 69 hari berada di dalam perut bumi karena terjebak, namun bisa tetap bersemangat dan yakin selamat dan kembali bertemu keluarga mereka.

Sejumlah penambang Cili itu pun antusias mengetahui jika kisah mereka bisa membawa United menang atas Arsenal.

"Olahraga menjadi bagian penting dalam hidup saya dan hal itulah yang menjadi salah satu alasan bagi saya untuk terus memiliki harapan bisa hidup," ungkap penambang Pedro Cortez.

"Saya sangat bangga mengetahui Sir Alex menggunakan cerita kami untuk memotivasi pemainnya," lanjutnya.

Minati Coentrao, United Harus Hati-Hati


Manchester Untied tampaknya harus bergerak cepat bila ingin mendatangkan wing-back Fabio Coentrao. Pasalnya, seperti dilansir The Daily Mail, United akan mendapat persaingan serius dari peminat Coentrao.

Adalah, AC Milan, Chelsea dan tetangga Setan Merah, Manchester City, adalah klub-klub raksasa yang juga siap membajak sang bek.

Pelatih Sir Alex Ferguson menargetkan memboyong Coentrao didasari atas kekhawatiran dirinya yang mungkin akan kehilangan Patrice Evra yang tengah dibidik intensif oleh Real Madrid.

Sementara Milan, tertarik dengan pemain yang merumput untuk Benfica itu sebagai suksesor sang legenda, Paolo Maldini.

Chelsea, tak ubahnya seperti keinginan klub-klub di atas. Mereka ingin menambal posisi Ashley Cole yang diperkirakan bakal meninggalkan Stamford Bridge untuk mencari pengalaman baru musim depan.

Rival sekota United, City, juga tak mau kalah. Mereka bahkan sudah menargetkan paket borongan dengan memboyong David Luiz dan Coentrao dari klub asal Portugal tersebut.

Pemain berusia 22 tahun ini memiliki harga yang cukup mahal, yakni £25 juta. Namun klub-klub peminat sepertinya tak padam niatnya untuk mendaratkan sang bek mengingat penampilan kontributif Coentrao dengan Benfica.

Park Nikmati Karir di Old Trafford


MANCHESTER - Sebiji gol yang dicetaknya kala Manchester United menaklukkan musuh besarnya Arsenal 1-0 dini hari tadi membuat Park Ji-sung sumringah. Buntutnya, kapten timnas Korea Selatan ini mengaku bahagia menjalani karirnya di Old Trafford.

Kendati tak selalu menjadi pilihan utama pelatih Sir Alex Ferguson, namun Park menikmati betul lima tahun karir yang dijalaninya bersama Setan Merah. Dia pun berharap bisa terus memberikan kontribusi maksimalnya untuk tim.

Sayang, hasratnya harus tertahan saat memasuki periode Juni mendatang. Ya, pada saat itu Park harus kembali ke kampung halamannya dan tampil membela Korsel yang akan ambil bagian di Piala Asia 2011 di Qatar, demikian seperti dikutip Tribalfootball, Selasa (14/12/2010).

Sejauh ini Park Ji-Sung sudah menyumbang 16 gol dari 112 penampilannya bersama The Red Devils.

Park Predator bagi Arsenal


Manchester - Park Ji-Sung menjadi pahlawan Manchester United saat mengalahkan Arsenal 1-0. Hal itu turut menandai kalau pemain Korea Selatan ini menjadi kartu as MU ketika menghadapi rivalnya itu.

Sebuah gol dari Park dalam laga yang berlangsung dinhari tadi sudah cukup mengantarkan MU ke puncak klasemen. Kini The Red Devils unggul dua angka atas Arsenal yang duduk di urutan dua dengan nilai 32 poin.

Bukan hanya sekedar gol penentu kemenangan tetapi gol tersebut juga menandai bahwa Park selalu menjadi predator bagi anak-anak didikan Arsene Wenger tersebut.

Statistik Opta menyebut kalau mantan PSV Eindhoven itu selalu berhasil mencetak gol setiap kali tampil sebagai starter dalam tiga laga terakhirnya melawan Arsenal dan pertandingan-pertandingan itu selalu berujung kemenangan buat MU.

Dua gol Park lainnya diciptakannya saat MU mengalahkan 'Meriam London' 3-1 di penghujung Januari tahun ini. Sedangkan satu lainya dibuat pesepakbola 29 tahun itu ketika 'Setan Merah' juga menang dengan skor yang sama, 5 Mei 2009.

"Rekor Park melawan Arsenal sungguh bagus, dia sedang berada di performa yang fantastis," puji Sir Alex Ferguson dikutip Sky Sports. "Sayangnya kami akan kehilangan dia karena dia harus tampil di Piala Asia selama tujuh partai, dan ini mengecewakan."

Lantas apakah Park dapat mempertajam rekornya atas The Gunners? Hal itu baru dapat disaksikan saat Arsenal menjamu MU di Emirates, akhir April tahun depan.

Ferguson Kecewa Bakal Ditinggalkan Park


Manajer Manchester United Sir Alex Ferguson mengaku kecewa karena bakal ditinggalkan salah satu gelandang terbaiknya, Park Ji-Sung. Pasalnya, Park bakal memperkuat tim nasional Korea Selatan yang akan berlaga di Piala Asia.

"Sungguh mengecewakan karena kami kehilangan dia yang harus tampil di Piala Asia. Dia sudah pasti absen sampai tujuh pertandingan. Ini sungguh mengecewakan," ujar Ferguson.

Ferguson pantas kecewa karena Park menjadi pahlawan bagi United. Kapten Korsel ini mencetak satu-satunya gol kemenangan atas Arsenal di pertandingan Liga Primer Inggris, Selasa (14/12) dinihari WIB. Gol Park yang menyambut umpan silang Nani menjadikan the Red Devils menang 1-0 dan mengantarkannya ke puncak klasemen.

Ferguson memuji Park yang memiliki rekor bagus setiap kali bertemu Arsenal. Bagaimana tidak. Ia selalu mencetak gol pada tiga laga terakhir melawan the Gunners.

"Rekor Park saat bertemu Arsenal sungguh sangat bagus. Penampilannya sungguh fantastis," pujinya.

Park pun pantas kecewa. Saat mencapai performa terbaik, ia justru harus meninggalkan Old Trafford. Padahal, pemain yang sudah mengemas empat gol di Liga Primer ini terlambat panas saat kompetisi bergulir.

Bahkan ia sempat diabaikan Ferguson karena performanya anjlok usai Piala Dunia 2010. Saat tengah menuju puncak, ia harus memperkuat timnas di Piala Asia, Januari mendatang.

Fergie Puji Empat Bek Sejajar United


Sir Alex Ferguson memuji penampilan empat bek Manchester United setelah mereka meredam perlawanan Arsenal dengan skor 1-0 di Old Trafford, Selasa (14/12) dinihari WIB.

United berhasil mempertahankan keunggulan gol semata wayang yang dicetak Park-Ji Sung di babak pertama dan kemenangan ini membawa United ke puncak klasemen sementara Liga Primer Inggris unggul dua poin dari Arsenal dan manchester City.

Ferguson menilai ketangguhan empat bek yang diturunkannya yaitu Rafael da Silva, Rio Ferdinand, Nemanja Vidic dan Patrice Evra sebagai faktor utama pesta di Old Trafford dinihari tadi.

"Sektor pertahanan kami sangat tangguh. Empat bek yang diturunkan bermain sempurna," kata Fergie di Sky Sports HD1.

"Modal seperti ini akan membawa kami berbicara banyak."

"Saya rasa kami mulai mendekati penampilan puncak. Peningkatan terlihat di semua sektor. Dan seperti yang diungkapkan sebelumnya, saya sangat menikmati aksi taktis lini tertahanan."

"Jika mereka mampu mempertahankan performa seperti tadi, peluang menjadi raja di Liga Primer Inggris sangat terbuka lebar," tandasnya.

Ferdinand: Yang Penting Juara Liga


Manchester United mempertahankan rekor kemenangan saat menaklukkan Arsenal 1-0 dalam big match Liga Primer Inggris di Old Trafford, Selasa (14/12) dinihari WIB. Kemenangan itu juga menjadikan United kembali ke puncak klasemen menggeser Arsenal.

Meski memiliki rekor yang cukup membanggakan namun bek Rio Ferdinand tak peduli. Menurutnya terpenting United bisa kembali menjuarai Liga Primer.

"Saya tak peduli bila kami mengakhiri musim tanpa pernah kalah sepanjang kami memenangi liga. Ini yang lebih penting dan membuat saya bahagia," kata Ferdinand.

Ditambahkan kapten tim nasional Inggris ini, "Persoalannya bukan bagaimana agar tidak pernah kalah tapi di mana posisi Anda di akhir musim. Tujuan kami adalah memenangkan liga dan itu yang kami inginkan."

Dalam big match itu kemenangan United ditentukan oleh gol tunggal bintang asal Korsel Park Ji-Sung. Striker Wayne Rooney berpeluang memperbesar keunggulannya, namun eksekusi penaltinya melambung.

"Tak masalah Anda bermain tidak bagus. Kami tidak menunjukkan permainan terbaik tapi kami bisa memenangkan pertandingan itu. Anda ingin tiga poin, itu yang paling penting. Tiga poin adalah tiga poin," jawab Ferdinand.

Ferdinand Puji Habis Park


Manchester United pantas berterima kasih kepada bintang Asia asal Korea Selatan, Park Ji-Sung. Sundulannya yang menyambut umpan silang Nani berhasil menembus gawang Arsenal meski nyaris berhasil dijangkau oleh kiper Wojciech Szczesny.

Gol itu menjadikan United unggul 1-0 atas rival bebuyutan the Gunners dalam laga Liga Primer Inggris di Old Trafford, Selasa (14/12) dinihari WIB. Gol keempat Park di kompetisi musim ini makin berarti setelah Wayne Rooney gagal menyelesaikan eksekusi penalti.

Tak heran bila Park mendapat pujian dari kapten Rio Ferdinand. Menurutnya semua pemain memuji Park.

"Ji tak sulit melakukannya. Dia pemain yang fantastis dan mendapat apresiasi dari semua rekannya. Dia pemain yang bertalenta. Dia tampaknya sudah memperlihatkan tanda-tanda akan mencetak gol di pertandingan itu," ujar Ferdinand.

Menanggapi duel melawan Arsenal, Ferdinand menilai lawan kesulitan menerapkan permainan fisik. Menurutnya, United berhasil meredam aksi Arsenal.

"Tidak ada peluang bagi Arsenal untuk menunjukkan permainan fisik saat menghadapi United. Kami juga biasa bermain fisik tapi saat menghadapi Arsenal Anda harus tampil beda dengan pemain bertalenta yang ada," jelasnya.

"Kami berhasil meredam permainan mereka dengan baik. Kami memiliki banyak peluang bagus dan sayangnya kehilangan peluang dari titik penalti. Nani juga gagal memanfaatkan peluang yang sangat bagus. Namun, kami puas," tandas Ferdinand.

Ferguson: Tak Biasa, Eksekusi Penalti Rooney


Manajer Manchester United Sir Alex Ferguson tetap memberi pembelaan atas kegagalan Wayne Rooney menyelesaikan eksekusi penalti dalam pertandingan melawan Arsenal di Liga Primer Inggris di Old Trafford, Selasa (14/12) dinihari WIB.

Rooney sempat berlari memutar sebelum melakukan tendangan penalti. Namun bukannya masuk ke gawang, eksekusi penalti Rooney di menit ke-74 itu justru melambung.

Kegagalan itu sempat menaikkan moral pemain Arsenal untuk mengejar ketinggalan. Beruntung, the Gunners gagal menyamakan kedudukan dan United tetap unggul 1-0 melalui gol Park Ji-Sung.

"Penalti yang tidak biasa. Padahal Wayne selalu berhasil memasukkannya. Saya tidak tahu mengapa kali ini tendangannya melambung. Kegagalan ini menaikkan semangat Arsenal. Tapi kami bertahan dengan sangat baik," kata Ferguson.

"Kami bermain bagus seperti yang diinginkan bila tampil di pertandingan besar. Terutama di babak pertama kami bermain sangat, sangat bagus," jawabnya.

Ferguson: Memecat Allardyce Keputusan Bodoh Blackburn


Bos Manchester United Sir Alex Ferguson, akhirnya angkat bicara untuk mendukung mantan arsitek Blackburn Robers Sam Allardyce dan memberi label keputusan klub memecatnya sebagai "menggelikan".

Mantan juru taktik Bolton Wanderers dan Newcastle United itu dibebastugaskan dari Ewood Park, Senin (13/12) kemarin dan Ferguson mengakui hal tersebut cukup mengejutkan.

"Dia menghubungi saya dan mengajak minum teh bersama karena dia akan menghadiri pertandingan," kata Fergie.

"Tidak lama kemudian dia menghubungi saya lagi untuk memberitahu telah dipecat."

"Sepanjang hidup, saya tidak pernah menemui keputusan sebodoh seperti itu. Sangat menggelikan."

"Saya tidak tahu apa yang telah terjadi, tetapi dengan akal sehat pun keputusan itu sungguh meggelikan."

Tandukan Park Bawa MU Kalahkan Arsenal


Manchester United berhasil menaklukkan Arsenal dengan skor tipis 1-0 lewat gol Park Ji-sung di babak pertama. Kemenangan ini membuat MU juga mengambil alih puncak klasemen dari Arsenal.

Manchester United kini bertengger di puncak klasemen dengan torehan 34 Poin atau unggul dua poin dari Arsenal dan Manchester City. Bahkan MU berpeluang memperlebar jarak karena masih menyimpan satu laga tunda.

Bertanding di Old Trafford, Selasa 14 Desember 2010, kedua tim memperagakan permainan terbuka. Arsenal yang datang dengan krisis kiper harus menurunkan kiper mudanya Wojciech Szczesny.

Peluang terbaik baru tercipta di menit 23, Nani berpeluang membuat MU unggul andai sepakannya memanfaatkan umpan Darren Fletcher tak melebar tipis dari tiang gawang Arsenal.

Arsenal sendiri beberapa kali mengancam lewat strikernya Marouane Chamakh. Pada menit 30, Maroune Chamakh sempat terjatuh di kotak penalti MU. Kubu Arsenal sempat memprotes karena menganggap Chamakh dijatuhkan Rafael.

MU harus menunggu hingga menit 40 untuk mampu menjebol gawang Arsenal. Berawal dari umpan silang Nani ke kotak penalti, Park yang tidak dalam posisi terbaik mampu menanduk bola. Bola melewati Szczesny dan meluncur ke gawang Arsenal. Skor 1-0 buat keunggulan MU bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, MU berpeluang memperbesar keunggulan setelah wasit Howard Webb menghadiahkan penalti kepada MU. Penalti diberikan setelah Gael Clichy handsball di kotak terlarang.

Sayang Wayne Rooney yang maju sebagai algojo membuang kesempatan itu. Bola justru melambung di atas mistar gawang Arsenal.

Arsenal berpeluang menyamakan kedudukan lewat aksi Theo Walcott di masa injury time. Sayang tendangan Walcott masih tak menemui sasaran. Alhasil skor 1-0 ini bertahan hingga pertandingan usai.

Susunan Pemain

Manchester United: Edwin van der Sar, Nemanja Vidic, Rio Ferdinand, Patrice Evra, Rafael, Michael Carrick, Darren Fletcher, Anderson (Ryan Giggs, 85'), Park Ji-Sung, Nani, Wayne Rooney

Arsenal: Wojciech Szczesny, Laurent Koscielny, Sebastien Squillaci, Gaƫl Clichy, Bacary Sagna, Jack Wilshere (Robin Van Persie, 64'), Alex Song, Marouane Chamakh, Samir Nasri, Andrei Arshavin (Theo Walcott, 77'), Tomas Rosicky (Cesc Fabregas, 64')

Mini Update: Starting Line Up United vs Arsenal


kini kita lebih update !
Starting XI : Van Der Sar, Rafael, Rio Ferdinand, Vidic, Evra, Nani, Carrick,fletcher, Anderson, Park Ji Sung, Rooney

Subs: Kuszczak, Chicharito, Berbatov, Brown, Smalling, Obertan, Giggs

United Pantau Nilmar


Manchester United sedang memantau striker Villarreal Nilmar. Scout dari United telah mengawasi Nilmar di tiga pertandingan terakhir yang dilakoni The Yellow Submarine.

Sumber di Villarreal telah mengenali kehadiran banyak pengintai dari Inggris tetapi presiden klub Fernando Roig menegaskan bahwa tidak ada kontak langsung antara mereka dengan pihak klub.

"Kami belum menerima surat resmi apapun," ujar Roig.

"Kami tenang dan ketertarikan mereka normal karena Villarreal terlihat berkembang menjadi besar musim ini."

Sementara Nilmar mengaku terkesan dengan ketertarikan united terhadap dirinya.

"Saya tidak mau masuk dalam spekulasi ini, meskipun saya terkesan dengan rumor tersebut karena itu menunjukkan bahwa saya mencapai level yang memuaskan di lapangan," ujar Nilmar.
Template by : kendhin x-template.blogspot.com