Fergie: Wembley Tak Cocok Buat Bintang MU


Fergie: Wembley Tak Cocok Buat Bintang MU

Manchester - Keluhan Arsene Wenger soal rumput Stadion Wembley bukan cuma dalih kekalahan dari Chelsea. Usai ditundukkan Everton, Alex Ferguson juga menyebut kondisi permukaan stadion tak cocok dengan bintang-bintang Manchester United.

Usai ditundukkan Chelsea 1-2 akhir pekan kemarin, Wenger mengeluhkan kondisi lapangan Wembley yang dinilainya sangat buruk. Pelatih asal Prancis itu malah menyebut rumput stadion keramat publik Inggris itu sebagai menyedihkan.

Wenger ternyata tak sendiri menjadi pihak yang dirugikan dengan buruknya rumput Wembley. Setelah menelan kekalahan melalui adu penalti saat menghadapi Everton, Fergie juga melontarkan ketidakpuasannya pada lapangan yang digunakan untuk menggelar laga semifinal tersebut.

Kalau dalam laga tersebut Fergie memutuskan untuk tidak menurunkan banyak pemain utamanya, itu disebutnya karena buruknya kondisi lapangan. Pelatih asal Skotlandia itu tak mau pemainnya menjadi korban cedera hanya karena permukaan lapangan yang sangat tidak memadai.

"Kami sudah memilih tim setelah pertandingan hari Rabu menghadapi Porto (Liga Champions), tapi setelah melihat kondisi lapangan kemarin, saya tak ingin melalui masa perpanjangan waktu dengan menurunkan skuad terkuat. Saya tak mungkin melakukan itu karena akibat buruk yang mungkin muncul," ungkap Fergie seperti diberitakan Dailymail.

"Melihat kondisinya, itu seperti lapangan mati dan hari ini masih belum berubah. Itu terlihat seperti spon dan mati, dan sangat sulit mengalirkan bola dengan cepat. Anda berpikir kalau cahaya akan membantu perkembangan dan kualitas lapangan, tapi buat saya itu tetap saja mati. Anda tak bisa mengambil risiko dengan hal itu," sambung dia.

Bukan cuma Fergie dan Wenger yang memprotes kondisi lapangan karena dari kubu pemenang juga muncul suara senada. David Moyes dalam pernyataannya juga menyebut kalau permukaan lapangan yang buruk membuat permainan berjalan lambat. Dia malah meminta tanah di bawah permukaan rumput diganti untuk memberikan memperbaiki kondisi permukaan.

"Sulit untuk dijelaskan. Lapangannya seperti spon, tak ada kecepatan, dan semuanya menjadi lambat. Kondisinya seperti sebuah lapangan yang tanahnya harus diangkat (dan diganti)," timpal manajer Everton itu.

0 komentar:

Template by : kendhin x-template.blogspot.com