
Duel dua seteru bebuyutan (khususnya pada awal Millenium) yang selalu seru dan diwarnai sepakbola menyerang dari kedua pihak.
Perang psikologis, sepakbola menyerang, Pizza, dan momen-momen mendebarkan lainnya. Pertandingan Arsenal dan Manchester United selalu menghadirkan keseruan yang luar biasa, apalagi setelah seseorang yang berwajah bak guru geografi tidak dikenal dari Perancis bernama Arsene Wenger diboyong ke (waktu itu Highbury) pada tahun 1996. Akhirnya Sir Alex Ferguson punya lawan yang seimbang di liga Inggris; bukan seseorang yang tidak akan kalap dan mengatakan "I'd love it if we beat them", melainkan seseorang yang lebih suka menggunakan analogi elegan macam "Everbody thinks they have the prettiest wife at home."
Dengan kebangkitan Chelsea setelah era Mourinho, dan surutnya prestasi Arsenal dalam 5 tahun terakhir -tidak lagi terlibat persaingan langsung dengan United dalam memperebutkan gelar; Le Prof juga berandil karena ngotot memainkan pemain muda- rivalitas Fergie dan Wenger melunak akhir-akhir ini. Entah dipengaruhi kearifan usia tua atau tidak, kini keduanya terlihat lebih saling menghargai.
Terlepas dari itu, memori deru debu tiap pertandingan Arsenal vs Manchester United akan selalu membekas di kedua belah suporter dan jutaan penonton sepakbola di seluruh dunia. Diantara duel tim-tim Big Four (Liverpool, bukan Spurs), pertemuan keduanya-lah yang selalu menjanjikan sepakbola menyerang yang atraktif.
Menjelang pertemuan keduanya Senin ini (Selasa Dini Hari WIB) Berikut 5 pertandingan favorit Arsenal vs Manchester United.Laga-laga klasik yang sarat emosi dan sarat... sepakbola. The way it should be played.

Manchester United 2 - Arsenal 1 (Semifinal Piala FA, 14 April 1999)
Pertandingan dramatis yang memiliki segalanya. Pendukung Arsenal pasti menyesali penalti Bergkamp diselamatkan Schmeichel di menit terakhir, karena kita semua ingat apa yang dilakukan oleh seorang penyihir asal Wales dengan kecepatannya di perpanjangan waktu. Untungnya, sekarang di usia tuanya sudah tidak secepat itu lagi. Bayangkan saja seandainya masih.

Manchester United 6 - Arsenal 1 (Liga Inggris, 25 Februari 2001)
Mimpi buruk Arsenal. Enough said.

Manchester United 0 - Arsenal 1 (Liga Inggris, 8 Mei 2002)
Tidak ada yang lebih manis daripada memenangkan gelar juara di kandang musuh bebuyutan. Gol semata wayang Arsenal yang dihasilkan oleh Sylvain Wiltord setelah memanfaatkan bola muntah dari tendangan Ljungberg di babak ke-2 memastikan Tony Adams mengangkat piala di Old Trafford.

Manchester United 2 - Arsenal 0 (Liga Inggris, 24 Oktober 2004)
Rekor The Invincibles berhenti di angka 49. Biang keladinya sudah pasti United, atau Rooney, atau Van Nistelrooy, bila Anda lebih suka menyalahkan individual (buka hanya karena golnya, tetapi karena kontroversinya). Sepotong Pizza melayang usai pertandingan besar terpanas liga Inggris dekade ini ke kepala Ferguson. Ashley Cole pernah menyiratkan bahwa pelemparnya adalah Cesc Fabregas.

Arsenal 2 - Manchester United 1 (Liga Inggris, 21 Januari 2007)
Pertandingan pertama antara keduanya di Emirates mungkin terjadi ketika Arsenal sudah tidak terlalu terlibat dalam persaingan merebut puncak klasemen. Tetapi tetap saja, pertandingan berlangsung dengan amat seru, dan gol penentu kemenangan dari Thierry Henry di injury time akan selalu melekat. Momen magis terakhir dari 'King Henry' sebelum pindah ke Barcelona. Sundulan lagi.



0 komentar:
Posting Komentar