
Hasil imbang 1-1 yang dituai Manchester United saat menjamu Valencia ternyata lebih banyak diratapi. Meski sebelum laga itu MU telah memastikan tiket babak knock out, namun punggawa MU punya ambisi lain.
Ya, MU ingin mencatatkan diri dalam sejarah Champions League dengan menjadi satu-satunya klub yang tak kebobolan sepanjang babak penyisihan grup. Namun, satu gol Pablo Hernandez pada menit 32 akhirnya membuyarkan semuanya.
Raut kekecewaan juga tergambar pada sosok sang kapten, Nemanja Vidic. Namun, bek timnas Serbia ini juga mengaku senang setelah Manchester United mampu lolos dengan status sebagai juara grup.
“Kami sedikit kecewa (dengan hasil) karena kami sebenarnya ingin menjaga catatan clean sheet dan memecahkan rekor," ujar Vidic kepada MUTV.
“Tapi yang terpenting adalah kami finish di tempat yang kami inginkan, pertama di grup dan kami telah melakukan itu. Kami akan menghindari beberapa tim besar dan semoga itu membantu kami," tambahnya.
Di Grup C, MU mengukuhkan diri sebagai juara grup C dengan koleksi poin 14 poin. Sedangkan Valencia menjadi runner up dengan 11 poin.



0 komentar:
Posting Komentar